Manfaat Daun Melati Untuk Obat Tradisional Demam Berdarah

Melati putih merupakan jenis tumbuhan dengan daun majemuk menyirip (pinnatus). Manfaat daun melati bagi kesehatan diantaranya bisa menyembuhkan penyakit demam berdarah. Tidak hanya itu, bagi ibu menyusui ada kegunaan khusus yaitu mengurangi produksi air susu ibu (ASI) yang berlebihan. Tanaman ini cenderung mudah ditemukan karena kemampuan hidupnya tidak tergantung oleh kondisi geografis suatu daerah. Anda bisa melihat melati putih tumbuh subur di pekarangan rumah, kebun dan bahkan di pinggir jalan.

tanaman bunga melati

Berikut ini daftar obat tradisional berbahan dasar daun melati putih, perhatikan dosis dan takaran agar khasiat alaminya bisa diserap tubuh secara maksimal.

  1. Mengobati radang usus
    Siapkan segenggam daun melati segar, rebus dengan 3 gelas air. Tunggu sampai tersisa 1 gelas saja. Saring, buang kotorannya dan ambil air rebusan tadi. Minum secara rutin dua kali sehari selama 2 minggu. Jika radang usus mulai membaik, lanjutkan sampai benar-benar sembuh.
  2. Mengobati demam berdarah
    Ambil segenggam daun yang masih segar, siapkan juga 1,25 gram belimbing. Cuci kedua bahan sampai bersih kemudian rebus dengan 1 ½ gelas air sampai air berkurang menjadi satu gelas. Tunggu sampai dingin lalu saring dan minum airnya. Dosis yang disarankan adalah 8 gelas sehari selama tiga hari.
  3. Menghentikan ASI berlebih
    Ambil segenggam daun melati putih, cuci bersih. Tumbuk hingga halus lalu tempelkan pada sekitar payudara ibu untuk mengurangi produksi ASI. Sedangkan untuk memperlancar air susu ibu, gunakan daun pepaya hangat (letakkan di atas api sampai layu).
  4. Mengatasi mata merah
    Tempelkan daun melati yang sudah ditumbuk sampai halus ke dahi anda. Apabila ramuan sudah kering, segera ganti baru. Lakukan dengan rutin setiap hari sampai mata tidak berwarna merah.

Daun melati putih akan lebih berkhasiat jika masih dalam keadaan segar karena kandungan zat alaminya masih utuh. Jangan ragu untuk mulai memanfaatkan kebaikan alam yang melimpah di sekitar anda.
2014-04-12
Aku Sehatku, Updated at: 07:39

Mari berbagi :

Jangan ragu untuk membagikan artikel yang baru anda baca di atas, karena informasi ini bisa jadi sangat berharga bagi mereka.

Ulasan lain yang banyak dicari :